Bank Indonesia dan TNI AL Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Banyak Barat

Daftar Isi
Kehadiran Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tuna-876 di Dermaga Desa Ujung Sialit
ACEH SINGKIL,Pulau Banyak Barat – Kehadiran Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tuna-876 di Dermaga Desa Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, menjadi perhatian masyarakat setempat. Kedatangan kapal yang membawa rombongan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 tersebut disambut antusias oleh warga dan unsur Forkopimcam, Senin (22/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Danpos Ramil Pulau Banyak Barat Pelda R. Lubis turut hadir mewakili satuan kewilayahan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program nasional yang digelar oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut. Kehadiran aparat teritorial di tengah kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi dalam mendukung pelayanan negara hingga ke wilayah kepulauan terluar Indonesia.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan program strategis Bank Indonesia yang bertujuan menjaga ketersediaan uang rupiah layak edar di wilayah Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T). Program ini sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mencintai, memahami, dan menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

KRI Tuna-876 yang mengangkut tim ekspedisi membawa misi pendistribusian uang layak edar serta penarikan uang tidak layak edar dari masyarakat di wilayah kepulauan. Kehadiran kapal perang TNI AL tersebut menunjukkan komitmen negara dalam menjangkau masyarakat hingga ke pelosok nusantara yang memiliki keterbatasan akses transportasi dan layanan perbankan.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat kebersamaan. Masyarakat Desa Ujung Sialit menyambut hangat kedatangan rombongan ekspedisi yang dianggap membawa manfaat besar bagi kehidupan ekonomi masyarakat setempat.

Selain layanan penukaran uang, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi mengenai ciri-ciri keaslian uang rupiah, cara merawat uang dengan benar, serta pentingnya menggunakan mata uang rupiah dalam setiap transaksi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pelda R. Lubis menyampaikan kehadiran Pos Ramil Pulau Banyak Barat dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dan lembaga negara yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.

Melalui kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, diharapkan masyarakat Pulau Banyak Barat dapat memperoleh akses yang lebih baik terhadap layanan kas Bank Indonesia sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga dan merawat mata uang rupiah sebagai simbol persatuan dan kedaulatan bangsa.

Sinergi antara Bank Indonesia, TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, serta aparat kewilayahan menjadi bukti nyata bahwa negara hadir hingga ke pulau-pulau terluar demi memastikan pemerataan layanan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Dan KRI Tuna-876 Letkol Laut (P) Rahadian Nur Bramatyo, SE., Ketua Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Erfandi, Danposal Singkil Kapten Laut (P) Osber Situmorang, Danposramil Pulau Banyak Barat Pelda R. Lubis, Kapospol Pulau Banyak Barat diwakili oleh Bripda Reka, Kepala Desa Ujung Sialit Sukurman Zega, Para anggota Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang berjumlah 80 orang serta masyarakat Kecamatan Pulau Banyak Barat. (*Singkil Terkini)

Posting Komentar